Tabik pun...... apapa kabar semua kami dari daily scout skansa akan membagikan informasi tentang sejarah pramuka di indonesia dan di dunia,sudah tahu belum tentang sejarah pramuka kalo belum tahu ayo cari tahu biar tambah tahu...
"Sejarah pramuka" - Pramuka merupakan singkatan berasal dari prjamuda karana yang memiliki makna rakyat mudayangsenang berkarya.Gerakan pramuka indonesia adalah nama organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilakukan di indonesia. sebelum masuk ke indonesia,gerakan pramuka ini dimulai dari eropa bagaimana sejara awalnya hingga kita kenal gerakan pramuka di indonesia dan dunia seperti sekarang? Oke mari kita simak penjelasan berikut ini.
SEJARAH PRAMUKA DI DUNIA.
Pramuka adalah istilah yang hanya digunakan di Indonesia, sedangkan di dunia dikenal dengan Scout. Gerakan yang juga disebut dengan Scouting atau juga Scout Movement ini memiliki tujuan untuk mengembangkan perkembangan pemuda baik secara fisik, mental maupun spiritual.
Mengenai sejarah pramuka tentu kita tidak akan bisa lepas dari peran serta seorang tokoh sentral yang menjadi Bapak Pramuka Dunia. Siapa lagi kalau bukan Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
Sejarah Pramuka di dunia sendi bermula pada 25 Juli 1907 saat Lord Robert Baden Powell pada saat itu sebagai Letnan Jenderal tentara Inggris untuk perdana mengadakan perkemahan pramuka di Pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari.
Setelah itu pada tahun 1908 Baden Powell menulis sebuah buku tentang prinsip dasar kepramukaan “Scouting for Boys” yang memiliki arti Pramuka Untuk Anak Laki-laki. Di tahun 1912 dengan bantuan dari adik perempuannya yang bernama Agnes, maka terbentuklah pramuka untuk perempuan dengan sebutan “Girls Guides”.
Organisasi kepramukaan perempuan ini dilanutkan oleh istri Baden Powell. Setelah itu pada tahun 1916 didirikanlah kelompok pramuka siaga dengan nama CUB (Anak Serigala). Pedoman kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan pada sebuah buku yang memiliki judul “The Jungle Book” karangan Rudya Kipling.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1918, Baden Powell kembali membentuk Rover Scout, yaitu organisasi untuk pemuda yang sudah berusia 17 tahun. Berselang 4 tahun setelah itu tepatnya pada tahun 1922, Baden Powell menerbitkan buku yang berjudul “Rovering To Success”, buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju pantai yang bahagia.
SEJARAH PRAMUKA DI INDONESIA.
Jadi jika diklasifikasikan berdasarkan periode, sejarah pramuka di Indonesia bisa dibagi ke dalam 3 kelompok besar. Yaitu Sejarah Pramuka pada masa pemerintahan Belanda, Pendudukan Jepang dan juga pasca kemerdekaan.
Sejarah Pramuka Indonesia pada Masa Pemerintahan Belanda
Pada dasarnya, kepramukaan di Tanah Air Indonesia masih memegang gagasan utama dari Baden Powell. Ide-ide cemerlang sang Bapak Pandu Dunia menyebar luas ke berbagai negara, termasuk Netherland (Belanda) dengan nama Padvinder.
Orang-orang Negeri Kincir Angin pun membawa gagasan gerakan Scout ke Hindia Belanda (Indonesia) yang saat itu masih menjadi wilayah jajahannya.
Pemerintah Belanda mendirikan organisasi ini dengan nama NIPV yang merupakan singkatan dari Nederland Indische Padvinders Vereeniging. Jika dibahasa Indonesiakan artinya adalah Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda.
Beberapa organisasi kepanduan lain juga turut muncul setelahnya seperti Serekat Islam Afdeling Padvindery dan Javanese Padvinders Organizatie.
Puncaknya saat itu adalah bergabungnya beberapa organisasi menjadi satu
Hingga akhirnya beberapa organisasi kepanduan bergabung membentuk organisasi kepanduan lain. Pada tahun1930 terbentuklah Pandu Pemuda Sumatera. Lanjut setelahnya tahun 1931 organisasi kepanduan dengan nama Persatuan Antar Pandu Indonesia juga didirikan, dan ada beberapa lagi yang lain.
Berdasarkan catatan sejarah, gerakan pramuka atau kepanduan sudah berkontribusi sejak Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda. Sejak saat itulah pramuka di Tanah Air berkembang pesat seiring kesadaran masyarakat yang kian meningkat.
K.H. Agus Salim lantas mencetuskan ide untuk mengganti Padvenders dengan nama Pandu setelah ada pelarangan pemakaian Padvenders dari pemerintah Hindia Belanda.
Pramuka Indonesia Pada Masa Pendudukan Jepang
Adapun pada masa pendudukan Jepang, gerakan Pramuka tidak banyak menunjukkan perkembangan. Terlebih lagi kala itu Pemerintah Jepang melarang adanya organisasi kerakyatan, termasuk juga gerakan pandu ini.
Sejarah Pramuka di Indonesia Pasca Kemerdekaan.
Organisasi Pandu Rakyat Indonesia muncul/didirikan di kota Solo selepas kemerdekaan Indonesia pada 28 Desember 1945. Peran dan fungsinya adalah sebagai tempat dan media untuk mengakomodir segala aktivitas kepanduan di Indonesia kala itu.
Setelah mengalami sejumlah perubahan, terbentuklah Ikatan Pandu Indonesia atau IPINDO pada 16 September 1951 yang diterima jadi salah satu anggota Organisasi Kepanduan Sedunia; mewakili Indonesia yang masuk dalam Far East Regional Scout Officer pada 1953.
Setahun kemudian, hadir organisasi bernama Persaudaraan Organisasi Pandu Puteri atau POPPINDO dan Kepanduan Putri Indonesia atau PKPI yang melebur dalam nama Persatuan Kepanduan Indonesia atau PERKINDO.
Tahun demi tahun pasca kemerdekaan, gerakan ini semakin menunjukkan eksistensinya. Dan pada tahun 1961 terhitung ada total sekitar 100 organisasi kepanduan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia ini.
Dan akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semenjak itu hingga sekarang, tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka Indonesia.
Berdasarkan Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka th. 1988 di Dili, Timor-Timor nomer 10/MUNAS/88 perihal Bapak Pramuka, Sri Sultan Hamengku Buwono IX Raja Kesultanan Yogyakarta (Gubernur Yogyakarta) dan juga Wakil Presiden Indonesia yang ke dua antara 1973—1978 dan dulu menjabat sebagai Ketua Kwartir Gerakan Pramuka adalah Bapak Pramuka Indonesia.
Nah... itu tadi tentang sejarah pramuka di dunia dan di indonesia semoga bermanfaat untuk kakak-kakak dan menambah informasi tentang seputar sejarah pramuka dan menambah wawasan kepanduan yaa....,terimakasih
*referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Kepanduan_Dunia
https://inspirilo.com/sejarah-pramuka/#Sekilas_Tentang_Robert_Baden_Powell_Bapak_Pramuka_Dunia
https://keepsoh.com/sejarah-pramuka/
SEJARAH PRAMUKA DI DUNIA.
Pramuka adalah istilah yang hanya digunakan di Indonesia, sedangkan di dunia dikenal dengan Scout. Gerakan yang juga disebut dengan Scouting atau juga Scout Movement ini memiliki tujuan untuk mengembangkan perkembangan pemuda baik secara fisik, mental maupun spiritual.
Mengenai sejarah pramuka tentu kita tidak akan bisa lepas dari peran serta seorang tokoh sentral yang menjadi Bapak Pramuka Dunia. Siapa lagi kalau bukan Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
Sejarah Pramuka di dunia sendi bermula pada 25 Juli 1907 saat Lord Robert Baden Powell pada saat itu sebagai Letnan Jenderal tentara Inggris untuk perdana mengadakan perkemahan pramuka di Pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari.
Setelah itu pada tahun 1908 Baden Powell menulis sebuah buku tentang prinsip dasar kepramukaan “Scouting for Boys” yang memiliki arti Pramuka Untuk Anak Laki-laki. Di tahun 1912 dengan bantuan dari adik perempuannya yang bernama Agnes, maka terbentuklah pramuka untuk perempuan dengan sebutan “Girls Guides”.
Organisasi kepramukaan perempuan ini dilanutkan oleh istri Baden Powell. Setelah itu pada tahun 1916 didirikanlah kelompok pramuka siaga dengan nama CUB (Anak Serigala). Pedoman kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan pada sebuah buku yang memiliki judul “The Jungle Book” karangan Rudya Kipling.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1918, Baden Powell kembali membentuk Rover Scout, yaitu organisasi untuk pemuda yang sudah berusia 17 tahun. Berselang 4 tahun setelah itu tepatnya pada tahun 1922, Baden Powell menerbitkan buku yang berjudul “Rovering To Success”, buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju pantai yang bahagia.
SEJARAH PRAMUKA DI INDONESIA.
Jadi jika diklasifikasikan berdasarkan periode, sejarah pramuka di Indonesia bisa dibagi ke dalam 3 kelompok besar. Yaitu Sejarah Pramuka pada masa pemerintahan Belanda, Pendudukan Jepang dan juga pasca kemerdekaan.
Sejarah Pramuka Indonesia pada Masa Pemerintahan Belanda
Pada dasarnya, kepramukaan di Tanah Air Indonesia masih memegang gagasan utama dari Baden Powell. Ide-ide cemerlang sang Bapak Pandu Dunia menyebar luas ke berbagai negara, termasuk Netherland (Belanda) dengan nama Padvinder.
Orang-orang Negeri Kincir Angin pun membawa gagasan gerakan Scout ke Hindia Belanda (Indonesia) yang saat itu masih menjadi wilayah jajahannya.
Pemerintah Belanda mendirikan organisasi ini dengan nama NIPV yang merupakan singkatan dari Nederland Indische Padvinders Vereeniging. Jika dibahasa Indonesiakan artinya adalah Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda.
Beberapa organisasi kepanduan lain juga turut muncul setelahnya seperti Serekat Islam Afdeling Padvindery dan Javanese Padvinders Organizatie.
Puncaknya saat itu adalah bergabungnya beberapa organisasi menjadi satu
Hingga akhirnya beberapa organisasi kepanduan bergabung membentuk organisasi kepanduan lain. Pada tahun1930 terbentuklah Pandu Pemuda Sumatera. Lanjut setelahnya tahun 1931 organisasi kepanduan dengan nama Persatuan Antar Pandu Indonesia juga didirikan, dan ada beberapa lagi yang lain.
Berdasarkan catatan sejarah, gerakan pramuka atau kepanduan sudah berkontribusi sejak Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda. Sejak saat itulah pramuka di Tanah Air berkembang pesat seiring kesadaran masyarakat yang kian meningkat.
K.H. Agus Salim lantas mencetuskan ide untuk mengganti Padvenders dengan nama Pandu setelah ada pelarangan pemakaian Padvenders dari pemerintah Hindia Belanda.
Pramuka Indonesia Pada Masa Pendudukan Jepang
Adapun pada masa pendudukan Jepang, gerakan Pramuka tidak banyak menunjukkan perkembangan. Terlebih lagi kala itu Pemerintah Jepang melarang adanya organisasi kerakyatan, termasuk juga gerakan pandu ini.
Sejarah Pramuka di Indonesia Pasca Kemerdekaan.
Organisasi Pandu Rakyat Indonesia muncul/didirikan di kota Solo selepas kemerdekaan Indonesia pada 28 Desember 1945. Peran dan fungsinya adalah sebagai tempat dan media untuk mengakomodir segala aktivitas kepanduan di Indonesia kala itu.
Setelah mengalami sejumlah perubahan, terbentuklah Ikatan Pandu Indonesia atau IPINDO pada 16 September 1951 yang diterima jadi salah satu anggota Organisasi Kepanduan Sedunia; mewakili Indonesia yang masuk dalam Far East Regional Scout Officer pada 1953.
Setahun kemudian, hadir organisasi bernama Persaudaraan Organisasi Pandu Puteri atau POPPINDO dan Kepanduan Putri Indonesia atau PKPI yang melebur dalam nama Persatuan Kepanduan Indonesia atau PERKINDO.
Tahun demi tahun pasca kemerdekaan, gerakan ini semakin menunjukkan eksistensinya. Dan pada tahun 1961 terhitung ada total sekitar 100 organisasi kepanduan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia ini.
Dan akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semenjak itu hingga sekarang, tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka Indonesia.
Berdasarkan Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka th. 1988 di Dili, Timor-Timor nomer 10/MUNAS/88 perihal Bapak Pramuka, Sri Sultan Hamengku Buwono IX Raja Kesultanan Yogyakarta (Gubernur Yogyakarta) dan juga Wakil Presiden Indonesia yang ke dua antara 1973—1978 dan dulu menjabat sebagai Ketua Kwartir Gerakan Pramuka adalah Bapak Pramuka Indonesia.
Nah... itu tadi tentang sejarah pramuka di dunia dan di indonesia semoga bermanfaat untuk kakak-kakak dan menambah informasi tentang seputar sejarah pramuka dan menambah wawasan kepanduan yaa....,terimakasih
*referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Kepanduan_Dunia
https://inspirilo.com/sejarah-pramuka/#Sekilas_Tentang_Robert_Baden_Powell_Bapak_Pramuka_Dunia
https://keepsoh.com/sejarah-pramuka/
wassalamualaikum wr.wb



Mantap kaka admin
BalasHapusmatur suwun
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus